Di temui dalam acara Property Outlook 2020 yang diselenggarakan lembaga menejemen aset negara atau LMAN, managing partner of realestate Cold Well Banker, Tommy Bastamy mengungkapkan tentang persoalan utama yang menghambat pertumbuhan industri properti selama ini, dikarenakan masalah pembiayaan, beliau menuturkan minat masyarakat untuk memiliki properti masih tinggi, akan tetapi minat tersebut tertunda karena terbatasnya akses pembiayaan, termasuk kesulitan dalam mengurus KPR atau KPA.

Senada dengan Tommy Bastamy, Harun Hajadi selaku pihak pengembang juga menyatakan permasalahan yang sama, sebenarnya pasokan dan minat properti di Indonesia masih tinggi, karena faktor pembiayaan yang menyebabkan penyerapan pasar tidak sesuai harapan. Di tempat terpisah, country manager rumah 123.com, Maria Herawati Manik mengungkap permasalahan yang sama, pemerintah harus memperhatikan masalah pembiayaan properti jika ingin industri properti kembali tumbuh, insentif dalam bentuk LTV atau Loan To Value belum cukup untuk menggairahkan industri properti, karena penolakan pembiayaan KPR atau KPA di perbankan masih cukup tinggi.

webdev

Author webdev

More posts by webdev

Leave a Reply

WhatsApp us