SEJARAH PASAR MODAL SYARIAH INDONESIA

Sejarah pasar modal syariah di Indonesia berawal dari di terbitkanya dana reksa syariah oleh PT Danareksa investment management pada 3 juli 1997, 3 tahun berikutnya lebih tepatnya 3 juli tahun 2000 PT Danareksa investment management bekerjasama dengan bursa efek Indonesia merilis Jakarta Islamic Index.

Sukuk pertama di Indonesia menggunakan akad mudarabah diterbitkan pada tahun 2002 dilanjutkan dengan penerbitan Daftar Efek Syariah atau DES pada tahun 2007 oleh otoritas jasa keuangan atau ojk. DES merupakan panduan bagi pelaku pasar dalam memilih saham yang memenuhi prinsip syariah.

Tonggak kebangkitan pasar modal syariah diawali dengan diluncurkanya Index Saham Syariah Indonesia atau ISSI pada tahun 2011. ISSI merupakan index komposit saham syariah yang terdiri dari seluruh saham syariah yang tercatat di bursa efek Indonesia kemudian dilanjutkan dengan peluncuran syariah online trading sistem atau sots pada tahun yang sama. Bursa Efek Indonesia mencatat jumlah investor pasar saham syariah hingga maret 2019 mencapai 50.500 investor meningkat 13 persen dibanding bulan desember 2018 kepala devisi pasar modal syariah BEI, Irwan Abdallah menjelaskan hingga akhir tahun ini jumlah investor syariah diperkirakan tumbuh sama dengan tahun lalu yaitu 92 persen. Saat ini jumlah investor syariah baru mencapai 5,2 persen dibanding dengan jumlah investor non syariah sedangkan jumlah emiten syariah yang tercatat di bursa efek Indonesia sampai bulan juli 2019 mencapai 406 emiten.

webdev

Author webdev

More posts by webdev

Leave a Reply

WhatsApp us